Loading...

Kasus SPBU Kradenan, BB Truk Tangki Diamankan ke Polda Jatim

Jumat : 16 April 2021 : 20:38:29 Editor: Heri Setiawan
Kasus SPBU Kradenan, BB Truk Tangki Diamankan ke Polda Jatim
Barang bukti Truk Tangki milik Pertamina yang terlibat kasus dugaan pengoplosan BBM di SPBU Kradenan, Palang, Tuban, ketika hendak dibawa ke Mapolda Jatim, Jumat (16/4/2021). Foto: Budi/Sentralone.id

SENTRALONE.ID | SURABAYA - Terkait kasus penggerebekan SPBU nomor 53. 623. 23 di Desa Kradenan Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, oleh Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim pada Kamis (8/4/2021) lalu saat ini memasuki babak baru.

Barang bukti Truk Tangki Pertamina dengan nomor polisi N 9122 VJ telah dibawa ke Polda Jatim.

Pantauan sentralone.id, Truk Tangki tersebut dibawa ke Polda Jatim pada Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 15.22 Wib.

Di lokasi Kantor SPBU Kradenan juga terlihat ada empat anggota dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim

Hal itu dibenarkan oleh Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman.

Dihubungi melalui pesan whatsapp-nya, Kombes Pol Farman menyatakan bahwa barang bukti truk tangki itu diamankan ke Polda Jatim, lantaran rawan hilang karena di lokasi parkir truk tersebut yang berada di dalam area SPBU tidak ada penjagaan.

"Truk digeser ke Polda mas, takut hilang," jelas Kombes Farman.

Ditanya terkait yang membawa barang bukti truk tangki apakah dari pihak Subdit Tipidter Polda Jatim, Kombes Farman membenarkan hal tersebut.

"Iya mas, nanti dicek aja di Polda," terang Kombes Farman.

Dihubungi terpisah, Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Yakhob Silvana menambahkan bahwa pihaknya telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pengoplosan BBM di SPBU nomor 53. 623. 23 Desa Kradenan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban.

"Keempatnya sudah jadi tersangka mas," jelas AKBP Yakob.

AKBP Yakob menerangkan bahwa pihaknya saat ini juga masih menunggu hasil lab.

"Saya masih nunggu hasil lab mas," tutur AKBP Yakhob.

Terpisah pihak manajemen SPBU 53. 623. 23 Desa Kradenan Kecamatan Pilang Kabupaten Tuban enggan memberikan keterangan terkait penangkapan oleh pihak Polda Jatim.

Ketika sentralone.id mencoba meminta klarifikasi terkait penangkapan tersebut, pria yang disebut sebagai Manajer SPBU enggan memberikan komentar.

"Saya tidak berani mas, saya ijin sama bos dulu," ujar pria yang enggan menyebut namanya itu kepada sentralone.id, Jumat (16/4/2021) di kantor SPBU Kradenan.

Begitu juga ketika ditanya tentang siapa bos atau Pemilik SPBU, pria yang menggunakan mobil fortuner putih itu juga enggan menjawab.

"Besok-besok datang lagi kesini mas," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Polda Jatim dikabarkan telah melakukan penggerebekan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, pada Kamis (8/4/2021).

Hal itu dibenarkan oleh Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman.

"Iya ada (Penggerebekan SPBU Kradenan, Tuban.red) mas," kata Kombes Farman melalui pesan whatsapp-nya, Sabtu (10/4/2021).

Namun, Kombes Pol Farman tidak menjelaskan secara rinci terkait penggerebekan tersebut. Kombes Farman meminta wartawan agar menghubungi Kasubdit Tipidter Polda Jatim AKBP Yakhob Silvana.

"Bisa langsung ke Pak Yakob ya," tukas Kombes Farman.

Dihubungi terpisah, Kasubdit Tipidter Polda Jatim, AKBP Yakhob Silvana juga membenarkan penggerebekan di SPBU Kradenan, Palang, Tuban.

Namun, AKBP Yakhob belum merinci kronologis penggerebekan tersebut.

AKBP Yakhob hanya menjelaskan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses oleh Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim.

"Masih proses mas," jawab AKBP Yakhob melalui pesan whatsapp-nya, Sabtu (10/4/2021).

Diketahui, Polda Jatim dikabarkan melakukan penggrebekan di SPBU Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, pada Kamis (8/4/2021).

Informasi yang dihimpun diketahui bahwa di SPBU tersebut sempat ada penggrebekan truk tangki Pertamina yang sedang mengisi BBM.

Selain itu, dalam penggrebekan juga turut diamankan empat orang yang dibawa ke Polda Jawa Timur.

Mereka yaitu, Sopir dan kenek truk, dan dua orang yang diduga adalah karyawan SPBU Kradenan.(red)