Loading...

Oknum Polisi di Banyuwangi Diduga Nyabu, JPKP Minta Polisi Transparan

Minggu : 18 April 2021 : 16:39:36 Editor: Heri Setiawan
Oknum Polisi di Banyuwangi Diduga Nyabu, JPKP Minta Polisi Transparan
Foto ilustrasi narkoba jenis sabu

SENTRALONE ID | BANYUWANGI - Polresta Banyuwangi dikabarkan telah melakukan penangkapan terhadap oknum Anggota Polsek Glagah inisial R terkait dugaan penyalahgunaan narkoba, pada Kamis (15/4/2021) kemarin.

Selain mengamankan oknum Polsek Glagah, Polresta Banyuwangi juga mengamankan oknum kepala desa dan satu orang pengusaha baby lobster.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin ketika dikonfirmasi menyarankan wartawan untuk menghubungi Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, Kompol Ponzi Indra.

"(Konfirmasi) ke Kasat mas," jawab Kombes Arman melalui pesan whatsapp-nya, Jumat (16/4/2021).

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi hingga berita ini diturunkan belum menjawab konfirmasi yang dikirim wartawan melalui nomor whatsapp-nya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Ormas Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kabupaten Banyuwangi Dwi Wahyulianto sangat menyayangkan jika benar ada oknum anggota kepolisian yang ditangkap di Kecamatan Wongsorejo terkait dugaan penyalahgunaan narkoba bersama Oknum kades dan juga sorang pengusaha.

"Saya sangat menyayangkan kejadian (oknum polisi diduga menyalahgunakan sabu.red) tersebut, Apalagi kejadian itu terjadi di Bulan Suci Ramadhan," kata Dwi Wahyulianto, Minggu (18/4/2021).

Dwi menjelaskan bahwa dengan adanya oknum anggota polisi dari Polsek Glagah inisial R dan oknum kepala desa inisial MN beserta seorang pengusaha di Keamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi tentu membuat keprihatinan semua pihak.

"Kejadian ini jelas membuat kita semua prihatin, apalagi jika sampai terbukti oknum Polsek Glagah itu menyalahgunakan sabu tentu menjadi preseden buruk dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ungkap Dwi.

Dwi berharap kepada pihak Polresta Banyuwangi agar memproses secara tegas, seadil-adilnya, apabila oknum anggota tersebut benar-benar terbukti menyalahgunakan narkoba.

Hal itu menurut Dwi, supaya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga, karena jika benar terbukti, jelas mencoreng citra Polri.

Apalagi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menegaskan bahwa akan menindak tegas oknum Polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan ataupun peredaran Narkoba.

"Saya berharap kepada Polresta Banyuwangi memproses secara tegas, dan seadil-adilnya agar supaya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga. Instruksi Kapolri juga sudah jelas untuk membinasakan oknum polisi yang terlibat narkoba," jelas Dwi Wahyulianto.(gus)