Loading...

Kompol Ponzi: Baru Kali Ini Assesment Pelaku Narkoba di Banyuwangi

Kamis : 22 April 2021 : 01:22:34 Editor: Heri Setiawan
Kompol Ponzi: Baru Kali Ini Assesment Pelaku Narkoba di Banyuwangi

SENTRALONE.ID | BANYUWANGI - Kasus penangkapan tiga penyalahguna narkoba yang terdiri dari oknum Polsek Glagah, Oknum Kades Watukebo, dan Pengusaha Baby Lobster di Banyuwangi terus menjadi perhatian masyarakat.

Setelah sebelumnya beredar kabar ada pelicin Rp.500 Juta untuk proses pengajuan assesment ketiga pelaku, meskipun kabar tersebut dibantah Kapolresta Banyuwangi, kali ini pernyataan mengejutkan dilontarkan oleh Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, Kompol Ponzi Indra.

Ponzi menyatakan bahwa selama dia menjabat sebagai Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi dan telah menangani sejumlah kasus penyalahguna narkoba, baru kali ini ada pelaku penyalahguna narkoba yang diberikan assesment.

"Untuk assesment baru kali ini selama saya menjadi Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi," ujar Ponzi, ketika menggelar buka bersama wartawan di salahsatu restoran di Banyuwangi, Rabu (21/4/2021).

Lebih lanjut Ponzi menjelaskan bahwa proses pemberian assesment ketiga pelaku penyalahguna narkoba itu atas permintaan keluarga pelaku.

Ponzi menegaskan bahwa proses assesment tersebut merupakan rekomendasi dari Tim Assesment Terpadu (TAT) yang terdiri dari pihak kepolisian, kejaksaan, dan dokter.

"Assesment merupakan permintaan keluarga tersangka. Dan rekomendasi assesment diberikan oleh pihak TAT, kalau saya tidak fokus kesana (proses assesment.red). Saya hanya fokus untuk mengungkap perantara dan bandar yang menjual sabu kepada para tersangka," jelas Ponzi.

Ponzi juga menjelaskan bahwa barang bukti sabu yang diterima oleh pihaknya hanya 0,17 gram bukan 0,8 gram.

"Barang bukti sabu yang kami terima hanya 0,17 gram. Itu berat bersih yang kita terima," kata Ponzi.

Sementara disinggung terkait adanya pelicin Rp.500 Juta untuk proses assesment ketiga pelaku, pernyataan Ponzi sama seperti Kapolresta Banyuwangi, bahwasanya tidak ada uang sama sekali dalam proses assesment tersebut.

"Lah ini saya tidak tahu, info darimana ada pelicin Rp.500 Juta dalam proses assesment ketiga tersangka," ucap Ponzi.

Ponzi menambahkan ketiga penyalahguna sabu tersebut saat ini telah dibawa di Rumah Sakit Rehab yang ada di Lawang Kabupaten Malang.

"Ketiga tersangka saat ini telah berada di Rumah Sakit Rehabilitasi di daerah Lawang, Kabupaten Malang," tukas Ponzi.(ags)