Loading...

Kerugian 1 Milyar, Bos Investasi Bodong Ditetapkan Sebagai Tersangka

Selasa : 04 Mei 2021 : 13:35:33 Editor: Ning Tiaz
Kerugian 1 Milyar, Bos Investasi Bodong Ditetapkan Sebagai Tersangka
Press relese ungkap kasus

SENTRALONE.ID | BANYUWANGI - Bos investasi diduga bodong secara resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Banyuwangi dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1 Milyar.

“Kami menetapkan dia sebagai tersangka,” kata Arman Asmara, saat pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (4/5/2021).

Arman mengatakan, investasi ini sudah berjalan sejak November 2020, hingga Maret 2021. Namun, dirasa ada keganjalan, salah satu anggota investasi tersebut melaporkannya ke Polisi.

“Saat dilakukan pendalaman, Petugas menemukan bukti ada keganjilan investasi tersebut,” ujar Arman.

Dugaan pelaku Z (26) warga Kelurahan Lateng, Banyuwangi ini, lanjut Arman, telah melaksanakan maping, mengkonsolidasikan 260 orang dan dikelompokkan kemudian dimasukan ke dalam grup WhatsApp.

“Di masing-masing group investasi itu, diberikan janji-janji berbeda, mulai dari hari, dan lain-lain,” ucapnya.

Investasi mulai Rp100 ribu, maka dijanjikan Rp150 ribu, dan menerima keuntungan 50 persen. Sedangkan korban investasi nilainya berbeda-beda, imbuhnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti dengan menyita beberapa buku tabungan, uang Rp45 juta, serta berbagai rekening koran, mulai bulan November-Maret. Ada pula, buku rekap catatan, HP yang digunakan tipu gelap perkara ini.

“Yang bersangkutan menyadari kesalahan yang diperbuat, total transaksi kerugian 35 orang, tetapi ada 1 pelapor, dengan dugaan kerugian 1 Miliar,” tegas Arman.

Arman menegaskan, perkara ini akan terus dikembangkan. Saat ini baru Z yang ditetapkan tersangka. Ada kemungkinan akan ada pelaku lain yang statusnya sama seperti Z. Bahkan, Polresta Banyuwangi membuka posko pengaduan, barangkali ada korban lainnya.

“Jika ada yang merasa tidak sesuai adanya dugaan tipu gelap bisa melakukan pengaduan di SPKT,” pungkasnya.

Sementara itu, Romi Zalfa, salah satu korban investasi yang datang ke Mapolresta Banyuwangi berharap polisi mengusut pelaku lain yang mungkin terlibat.

“Kami berharap Polisi mengusutnya,” cetus Romi. Atas perbuatannya, kini pelaku terjerat pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan penggelapan. Dengan ancaman hukuman lima tahun. (Ags)

Berita Terkait