Loading...

DPRD Banyuwangi Dituding Sebar Hoax Dana Golden Share 300 Miliar

Rabu : 05 Mei 2021 : 14:29:43 Editor: Heri Setiawan
DPRD Banyuwangi Dituding Sebar Hoax Dana Golden Share 300 Miliar
Foto ilustrasi lokasi tambang PT BSI.

SENTRALONE.ID | BANYUWANGI - DPRD Banyuwangi beberapa waktu lalu menyebut bahwa Golden Share sebesar Rp. 300 Miliar dari PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT. DSI selaku anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold. Tbk, tersimpan di Kas Daerah Banyuwangi.

Hal itu langsung ditanggapi oleh Ormas Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Banyuwangi.

Ketua JPKP Banyuwangi, Dwi Wahyulianto menegaskan bahwa statemen DPRD Banyuwangi itu tidak benar alias hoax.

Menurut Dwi, hal itu lantaran dia telah mengecek kebenaran kabar tersebut.

"Saat saya cek, ternyata pernyataan DPRD tersebut hoax alias bohong," tegasnya kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Dwi menambahkan bahwa jika uang Rp. 300 Miliar itu tersimpan di Kasda Banyuwangi maka otomatis dana tersebut masuk sebgai PAD.

"Jika masuk sebagai PAD maka otomatis dana tersebut masuk dalam APBD sub pendapatan lain yang sah. Namun, setelah dicermati postur APBD, khusus di pendapatan lain yang sah, hanya ada dana hibah yang kita ketahui dana hibah tersebut berasal dari pemerintah pusat, sementara pendapatan dari PT. BSI tidak ada," jelasnya.

Dwi menyesalkan dan menyayangkan atas kebohongan atau hoax yang dikeluarkan oleh seorang yang dipilih rakyat dimana seorang anggota DPRD adalah wakil rakyat untuk menyambung lidah aspirasi masyarakat.

"Saya menyesalkan dan menyayangkan kebohongan yang dibuat anggota DPRD, dia dipilih rakyat, seharusnya dia penyambung lidah Aspirasi masyarakat," ungkapnya.

Dwi menyatakan bahwa dirinya sudah cek berkali-kali di ringkasan APBD Tahun 2021 dimana disitu tidak ada sama sekali.

Dia berharap kepada Legislatif jangan bermain-main dan bikin kegaduhan terhadap masyarakat kalau masih ingin dipercaya masyarakat.

"Saya sudah cek mas di APBD 2021 berkali- kali tidak ada sama sekali, dan saya berharap pada legislatif jangan main-main dan bikin kegaduhan di masyatakat kalau anda ingin dipercaya masyarakat lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar berita dari media online di Banyuwangi bahwa anggota DPRD Komisi lV dari Fraksi Gerindra, Ir H Naufal Badri menyatakan bahwa (Golden Share) milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi saat ini tersimpan rapi dalam Kas Daerah.

Selain itu, Naufal juga mengatakan jumlah uang tersebut kalau tidak salah sebesar Rp 300 Miliar, dan saat ini tidak dipakai, hanya untuk pembuktian bahwa Golden Share untuk Pemkab Banyuwangi itu benar adanya, dan uang itu saat ini masih utuh di Kas Daerah.

Naufal juga menambahkan dana tersebut nantinya akan dipergunakan untuk hal-hal yang dapat menunjang kesejahteraan rakyat Banyuwangi, meskipun pihaknya belum mendapat pemberitahuan secara rinci dari Badan Eksekutif Daerah.(ags)