Loading...

Waduh, Oknum Anggota Lantamal V Aniaya Remaja Masjid Saat Malam Takbir

Senin : 17 Mei 2021 : 17:54:54 Editor: Heri Setiawan
Waduh, Oknum Anggota Lantamal V Aniaya Remaja Masjid Saat Malam Takbir
Foto tangkapan layar dari rekaman CCTV Masjid At-Taqwa, Driyorejo, ketika oknum anggota Lantamal V Surabaya melakukan dugaan penganiayaan kepada Remaja Masjid (Remas) At-Taqwa.

SENTRALONE.ID | GRESIK - Oknum anggota Lantamal V Surabaya inisial Serka S, diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Remaja Masjid (Remas) At-Taqwa, yang berada di Jalan Biduri Pandan, Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 02.30 dinihari.

Penganiayan itu terjadi ketika Remas At-Taqwa mengumandangkan takbir menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Aksi tidak terpuji oknum Lantamal V Surabaya ketika melakukan penganiayaan terhadap salahsatu Remaja Masjid At-Taqwa itu terlihat jelas dalam rekaman CCTV Masjid pada Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

Peristiwa penganiayaan itu sudah dilaporkan ke Pomal Lantamal V Surabaya oleh Ibu Korban didampingi pengurus Kampung, pada Jumat (14/5/2021).

Alfi Susanto (55) warga setempat yang didampingi Wakil Ketua RT, Sumanto (57) dan Keamanan RW, M.Efendi (67) menceritakan, pada malam takbiran, para Remaja Masjid sedang berkumpul di dalam masjid untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan mengumandangkan takbir.

Entah karena apa, tiba- tiba oknum anggota Lantamal V, Serka S memukul remaja yang sedang takbiran.

"Menurut keterangan korban, dia (oknum) itu merasa terganggu dengan anak-anak yang mengumandangkan takbir," kata Alfi, Senin (17/5/2021).

Alfi menambahkan, harusnya, kalau mau mengingatkan, Serka S bisa menggunakan cara yang humanis.

"Cara mengingatkanya yang salah, harusnya ditegur dengan cara yang humanis tidak dengan cara yang arogan, apalagi dia itu anggota TNI aktif, harusnya memberi contoh yang baik pada masyarakat," beber Alfi.

Alfi mengatakan bahwa kasus penganiayaan itu telah dilaporkan ke Pomal Lantamal V Surabaya.

Laporan itu dibuat karena keluarga korban merasa kecewa lantaran tidak ada niat baik dari pelaku penganiayaan.

"Jumat malam kemarin Ibu korban melaporkan penganiayaan yang dialami anaknya ke Pomal Lantamal V Surabaya. Kebetulan saya dan Pak RT juga ikut mendampingi," jelas Alfi.

Akibat dari peristiwa penganiayaan itu, korban pemukulan dari oknum anggota TNI ini, menderita lebam di bagian wajah.(her)

Berita Terkait