Loading...
Produk UKM

JNE Dukung Produk UKM Tembus Mancanegara

Jumat : 02 Juli 2021 : 21:31:15 Editor: Redaksi
JNE Dukung Produk UKM Tembus Mancanegara
Pihak JNE dan pelaku usaha UMK menjadi pembicara dalam acara webinar yang bertujuan mengembangkan UKM di Indonesia. Foto: MarkPlus/Fajar Yudha Wardhana

SENTRAL ONE.ID | MOJOKERTO - Data Kementerian Koperasi dan UMKM menyebut sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) pada tahun 2020 menyumbang lebih dari 60 % Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sebagai mitra lebih dari 60 juta UKM di seluruh Indonesia, JNE turut mendukung pengusaha kecil menengah agar mampu bangkit di masa sulit pandemi Covid-19 .

Salah satu upaya mendukung sektor UKM bersaing di dunia digital, JNE, Rabu (30/6/2021) mengadakan gelaran webinar bertajuk “JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Mojokerto”. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Kota Mojokerto dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik skala nasional maupun global.

Acara webinar itu dibuka Head Regional JTBNN Jatim, Bali, NTB dan NTT, Dian Afrizal yang menyampaikan webinar ini merupakan salah satu bentuk perhatian JNE pemberdayaan UKM. Adanya perubahan baru setelah pandemi kata Dian Afrizal, JNE ingin berdampingan sekaligus berkolaborasi dengan pelaku UKM yang mana saat ini merupakan salah satu pilar ekonomi Indonesia dan sektor yang diharapkan oleh pemerintah.

“kami mengajak teman-teman UKM Mojokerto untuk berkolaborasi dengan JNE karena menawarkan banyak kemudahan. Besar harapan saya dengan diadakannya talksow virtual ini, para pelaku UKM mendapat inspirasi dari kiat-kiat sukses para pembicara dan semoga kita semakin produktif serta perkembangan di masa pandemi ini,” ujar Dian, sapaan akrabnya.

Kepala Cabang JNE Mojokerto, Ismet Fachrurozi mengatakan JNE memiliki 4 pilar perusahaan yaitu, jujur, tanggung jawab, disiplin, dan visioner. JNE terang Ismet, begitu biasa dipanggil, juga berkomitmen terus melaksanakan program sinergi dan kolaborasi menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, serta program adaptasi dan inovasi. Menurutnya JNE terus optimistis dan percaya tantangan yang saat ini sedang dihadapi juga memberikan peluang untuk terus menggali potensi agar dapat berkembang di era pandemi.

“Tagline kami connecting happines (mengantarkan kebahagiaan) mereprenstasikan JNE ingin mengantarkan kebahagian hingga ke pelosok negeri,” terangnya.

Nilai-nilai kebaikan dan sosial tersebut jelas Ismet diterapkan di JNE Mojokerto berupa program sedekah jumat, program berbagi panti asuhan, pembagian Alat Pelindung Diri (APD), masker, penyemprotan disinfektan ke tempat ibadah, sterilisasi pengiriman barang, dan kurir sebagai garda terdepan dengan 3M. JNE Mojokerto kata Ismet juga memberikan kemudahan pelaku UKM yaitu, promo diskon 10% di hari minggu dan hari libur nasional, pengiriman internasional, dan program pengiriman AMPM yakni, ‘kirim hari ini, sampai hari ini’ khusus Kota Mojokerto.

Hadir sebagai pembicara dari UKM Founder Rorokenes, Artisan Woven Bag, Syanas Nadia. Ia mengaku produk Woven Bag miliknya sampai ke pasar mancanegara seperti Jepang, Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan Thailand karena mengoptimalkan digital marketing berupa Ads di berbagai platform digital sehingga memancing rasa ingin tahu calon konsumen. Selain itu dia berpesan pentingnya budgeting (perencanaan) dalam berbisnis dan proses pengelolaan hulu-hilir produk yang baik agar tidak menghasilkan limbah dan ramah lingkungan.

“Rorokenes sudah melakukan penjualan secara online maupun offline hingga ke mancanegara. Kami memiliki fasilitas pembayaran produk dengan credit card online ke 4 negara diantara nya, adalah Singapura dan Thailand. Tentunya produk harus berkualitas ditunjang budgeting bisnis yang baik dan proses hulu sampai hilir tetap mengutamakan ramah lingkungan,” beber Syanas membuka resep suksesnya.

Owner Brand Personalized Custom Merchandise Max Max Collections, Soegiarto ikut memberikan tips salah satu langkah penting memulai bisnis yaitu, ulet dan pantang menyerah. Menurutnya berbisnis tentunya tidak akan langsung berhasil dalam satu kali percobaan. Tidak hanya itu terus berinovasi dan mengutamakan kepuasan pelanggan kata Soegiarto menjadi kiat sukses Max Max Collections.

“Di era sekarang ini, kita harus mengoptimalkan digital marketing. Tidak lupa kualitas dan harga produk terjangkau agar bisnis kita tetap berjalan di masa sulit sekalipun,” pungkasnya. (MarkPlus / Fajar Yudha Wardhana)