Loading...
Operasi Tumpas Semeru 2021

Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap 48 Kasus Narkoba

Kamis : 16 September 2021 : 15:18:54 Editor: Redaksi
Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap 48 Kasus Narkoba
Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu ketika merilis hasil ungkap kasus oleh Satresnarkoba Polresta Banyuwangi.

SENTRALONE.ID | BANYUWANGI - Ungkap kasus narkoba yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polresta Banuuwangi mengalami kenaikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu saat melakukan pers rilis Operasi Tumpas Semeru tahun 2021.

Data yang diterima selama operasi ini setidaknya ada 48 kasus, dengan rincian 58 tersangka, dengan jumlah total tersangka laki-laki ada 55, dan tiga tersangka perempuan. 

"Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan yakni 45,77 gram sabu. lalu obat terlarang daftar G 9.716 butir, dan sejumlah uang tunai," kata Nasrun Pasaribu, pada Kamis (16/9/2021).

Bahkan, ada barang bukti tambahan yakni puluhan handphone, timbangan digital, beberapa unit motor dan mobil.

"Alhamdulillah berkat pengungkapan ini, Polresta Banyuwangi menduduki peringkat tiga pada jajaran Polres di Polda Jatim," ucapnya.

Hasil operasi ini, menurut Nasrun menandakan bahwa kerja ekstra keras telah ditunjukkan Satresnarkoba Polresta Banyuwangi dalam mengungkap peredaran narkoba di Bumi Blambangan.

"Ini merupakan jerih payah kami yang bekerjasama dengan masyarakat yang selalu kontribusi untuk mendapatkan kasus yang banyak ini," jelasnya.

Tentunya, pihak Kepolisian terus bekerjasama agar benar-benar tepat sasaran. Adapun, para tersangka ini adalah pelaku pengguna dan pengedar. Bahkan, ada pula yang residivis.

Sekedar diketahui, selama empat bulan Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, AKP Rudy Prabowo memiliki kinerja yang patut diapresiasi.

"Ya, selama dia menjabat saja berhasil mengungkap sebanyak 94 kasus. Dengan total 132 tersangka, yang terdiri 124 tersangka laki-laki, dan 8 orang perempuan," jelas Nasrun.

"Ada 259,07 gram barang bukti sabu dan 409 butir obat daftar G, dan sejumlah uang tunai, motor, serta mobil," pungkas Nasrun. (ags)