Loading...

Operasi Pohon Plastik di Kali Marmoyo, Ecoton Minta Pemkab Lakukan Ini

Minggu : 24 Oktober 2021 : 17:25:14 Editor: Heri Setiawan
Operasi Pohon Plastik di Kali Marmoyo, Ecoton Minta Pemkab Lakukan Ini
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Relawan Sungai Nusantara membersihkan timbulan sampah plastik di Kali Marmoyo, Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

SENTRALONE.ID | MOJOKERTO - Kegiatan Operasi Pohon Plastik Kali Marmoyo yang dilakukan oleh relawan Sungai Nusantara berlanjut hingga Minggu (24/10/2021).

Sehari sebelumnya, tepatnya pada, Sabtu (23/10/2021), Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati bersama dengan 80 Relawan melakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik Kali Marmoyo di Desa Banjarsari Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan sungai.

"Perlu kegiatan seperti ini di sungai-sungai Mojokerto (operasi pohon plastik) untuk meningkatkan kesadaran menjaga sungai, dan perlunya mengendalikan penggunaan plastik sekali pakai,” kata Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

Lebih lanjut Bupati Mojokerto ini menyatakan akan membuat regulasi untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.

"Kami akan mendorong lahirnya regulasi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai," terang.

Sementara itu, Azis dari Lembaga Ecoton sekaligus Koordinator Operasi Pohon Plastik Kali Marmoyo kegiatan ini untuk menginventarisasi timbulan sampah plastik di Kali Marmoyo.

“Setelah bersih-bersih di Desa Banjarsari, kami melakukan inventarisasi lokasi timbulan sampah plastik Kali Marmoyo di Kecamatan Jetis," kata Azis melalui keterangan tertulisnya, Minggu (24/10/2021).

Berdasarkan laporan tim inventarisasi Ecoton dan Brilian (Brigade Peduli Lingkungan) Mahasiswa Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura, di sungai Marmoyo wilayah kecamatan Jetis pada hari Minggu tanggal 24 Oktober 2021 mencatat adanya 110 tumpukan sampah, selama penyusuran mulai dari desa Banjarsari hingga desa Perning.

"Sampah-sampah yang dibuang mayoritas adalah sampah plastik, botol, sachet, kresek, dan popok sekali pakai," ujar Azis.

Azis menjelaskan, Sungai Marmoyo, adalah anak Sungai Brantas. Sungai yang melewati beberapa kabupaten seperti Jombang dan Mojokerto ini sekaligus jadi bahan baku PDAM Gresik dan Surabaya.

“Ada enam harapan kami kepada Pemkab Mojokerto dalam rangka membebaskan Kali Marmoyo dari Sampah Plastik,” kata Azis.

Enam harapan itu lanjut Azis adalah, pertama, penyediaan sarana pengolahan sampah (tempat sampah dan trasnportasi sampah ke TPA/TPS).

Kedua, Desa harus menyediakan sarana layanan pengolahan sampah,

Ketiga, membuat peraturan tentang pembatasan plastik sekali pakai,

Keempat, penyediaan kontainer khusus sampah residu (popok, sachet, styrofoam) di sepanjang titik warga membuang sampahnya.

Kelima, patroli rutin oleh pihak terkait untuk antisipasi warga buang sampah ke sungai.

Keenam, mendorong budaya memilah sampah dari rumah.

Tanggungjawab Perusahaan

Dalam kegiatan bersih sampah plastik di Kali Marmoyo Relawan mengumpulkan lebih dari 100 kilogram sampah di 10 batang pohon yang terlilit sampah plastik di Desa Banjarsari.

Dari sampah yang diangkut 80 persen adalah sampah tas kresek yang tidak bermerk, sedangkan 20 persen adalah sampah bermerk dari 39 brand.

Dari 39 merek sampah plastik terdapat lima merek atau brand terbanyak yaitu, Wings, Unilever, Indofood, Mamypoko dan Ajinomoto.

"Lima produsen yang sampahnya banyak ditemukan di Kali Marmoyo harus ikut bertanggungjawab ngurusi sampah plastik yang sebagian besar adalah jenis sachet,” ungkap Azis.(her)