Loading...

Humas Polrestabes Surabaya Gandeng Mahasiswa Gelar Seminar Melawan Hoax

Kamis : 22 September 2022 : 09:09:23 Editor: Agustri Mustikaningtias
Humas Polrestabes Surabaya Gandeng Mahasiswa Gelar Seminar Melawan Hoax

SENTRALONE.ID | SURABAYA - Maraknya berita hoax yang saat ini beredar begitu cepat di Masyarakat membuat Humas Polrestabes Surabaya mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi mengadakan seminar dengan tema "Menjalin hubungan masyarakat bersama Polri dalam peran penyebaran informasi dan gerakan melawan hoax", Selasa (20/9/2022).

Acara yang digelar di gedung Pesat Gatra Polrestabes Surabaya ini dihadiri oleh 35 orang perwakilan mahasiswa dari berbagai Universitas diantaranya UPN, Untag, Unair hingga Universitas Trunojoyo Madura, Humas Polrestabes Surabaya mengajak elemen mahasiswa untuk bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial agar tidak terjebak dengan berita hoax.

Kasihumas Polrestabes Surabaya Kompol M. Fakih yang hadir membuka acara ini menjelaskan, Kita bisa memulai dengan mengajak para mahasiswa untuk aktif dalam melawan berita hoax. saring sebelum sharing di media sosial hingga di grup-grup Whatsapp agar masyarakat tidak tertipu dengan berita palsu atau hoax, dengan seminar ini Kami harap mahasiswa bisa berdampingan bersama Polri untuk terus berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kota Surabaya khususnya dan Indonesia pada umumnya.

"Dua Anggota Humas Bripka Agung Hidayat dan Bripka Isma Diyanto mengisi materi hingga diskusi dan tanya jawab bersama mahasiswa yang hadir, Bripka Agung banyak menjelaskan materi tentang peran Humas Polri dalam masyarakat dan cara menangkal berita hoax, sedangkan Bripka Isma menjelaskan tentang manfaat media sosial khususnya di platform Youtube yang saat ini sedang populer.

Para mahasiswa yang hadir begitu antusias mengikuti kegiatan ini, salah seorang mahasiswa perwakilan Untag (Agus) mengatakan, acara ini sangat keren, Kami mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dengan gratis apalagi ada souvenirnya. "Kami jadi makin semangat untuk berdiskusi lebih jauh lagi tentang media sosial dan cara mencegah penyebaran hoax," tutupnya.(tyaz)