Loading...

AKBP Ahrie Sonta Polisi Pertama Peraih Gelar Doktor Ilmu Kepolisian

Sabtu : 23 Januari 2021 : 01:17:39 Editor: Redaksi
AKBP Ahrie Sonta Polisi Pertama Peraih Gelar Doktor Ilmu Kepolisian

SENTRALONE.ID | JAKARTA - Ada yang menarik ketika Komjen Pol Listyo Sigit melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI, pada Rabu (20/1/2021) kemarin.

Saat datang ke DPR untuk menjalani fit and proper test, Komjen Listyo Sigit diantar oleh Kapolri Jenderal Idham Azis dan ditemani sejumlah perwira tinggi di Korps Bhayangkara.

Menariknya, ada satu perwira menengah polisi berpangkat AKBP di tengah para Jenderal yang ikut dalam rombongan Komjen Listyo Sigit.

Dia adalah, AKBP Ahrie Sonta Nasution, satu-satunya Kapolres yang diajak Listyo Sigit saat menjalani fit and proper test di DPR RI.

Diketahui, AKBP Ahrie Sonta saat ini menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok mulai 18 Agustus 2020.

Ahrie Sonta menggantikan AKBP Kurniawan Tandi Rongre yang dimutasi sebagai Kapolres Rembang, Jawa Tengah.

AKBP Ahrie Sonta merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002.

Sebelum menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Ahrie Sonta pernah bertugas sebagai Kepala Tim Monitoring Bagmon Robinopsnal Bareskrim Polri.

Ia juga pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Sidoarjo.

AKBP Ahrie Sonta ternyata bukan sosok polisi sembarangan.

Ia menjadi polisi pertama yang meraih gelar doktor di bidang Ilmu Kepolisian.

Dalam sidang doktoral yang digelar di Kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta Selatan pada 7 Juni 2018, Ahrie Sonta diuji oleh 11 penguji dari berbagai perguruan tinggi.

Ahrie Sonta meraih gelar doktor setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun.

Dalam disertasinya, Ahrie Sonta mengangkat tema reformasi budaya Polri.

Dia mengambil disertasi tentang filsafat budaya etika.

Jadi, disertasinya Model Penguatan Budaya Etika di Kepolisian Tingkat Resor: Suatu Pendekatan Habitus Pierre Bourdieu.

Ahrie Sonta melakukan penelitian disertasinya dengan membangun formula reformasi budaya (kultural) dalam organisasi kepolisian.

Khususnya di kepolisian tingkat resor sebagai basic police unit yang berhadapan langsung dengan pelayanan masyarakat.(red)

Berita Terkait