Loading...

Fraksi PDI Perjuangan Banyuwangi Tolak Pemberhentian Ratusan THL

Senin : 15 Maret 2021 : 21:15:51 Editor: Heri Setiawan
Fraksi PDI Perjuangan Banyuwangi Tolak Pemberhentian Ratusan THL
Spanduk penolakan pemberhentian 330 Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkab Banyuwangi.

SENTRALONE.ID | BANYUWANGI - Komisi I DPRD Banyuwangi menggelar hearing terkait pemberhentian THL (Tenaga Harian Lepas) dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), di ruang khusus DPRD Banyuwangi, Senin (15/3/2021).

Dalam hearing tersebut, fraksi PDI Perjuangan meminta Pemkab Banyuwangi membatalkan pemecatan THL karena pertimbangan masalah kemanusiaan.

Hearing atau dengar pendapat terkait pemberhentian THL langsung dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Irianto dari Fraksi PDI Perjuangan.

Hasil hearing memutuskan bahwa menolak pemberhentian atau perampingan THL sebanyak 330 orang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Ir. Mujiono menanggapi hasil keputusan hearing tersebut dengan tenang dan santai.

Menurut Mujiono, pihaknya akan melakukan kajian-kajian terkait keputusan hasil rapat dengar pendapat hari ini.

"Ya, nanti kami kaji kembali,biar nggak salah semuanya yaa," kata Mujiono.

Terpisah, Direktur Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) M. Amrullah, SH., M.Hum., menyatakan bahwa pemberhentian 330 THL yang ada di Banyuwangi harus dibatalkan.

"Kami Puskaptis Banyuwangi meminta Pemda dalam minggu-minggu ini untuk menarik dan memperkerjakan THL yang dipecat, kami juga mendorong lintas fraksi untuk membuat rekomendasi dewan yang pada intinya mendesak Pemkab Banyuwangi untuk menarik kembali THL yang di PHK," kata Amrullah melalui pesan whatsapp-nya, Senin (15/3/2021).

Amrullah mengatakan, Puskaptis bersama ratusan THL beserta puluhan LSM tak akan segan-segan mengajukan gugatan class action terhadap Pemda Banyuwangi apabila tidak memenuhi tuntutan itu.

"Apabila dalam minggu-minggu ini tidak ada kepastian, kami bersama para ratusan THL bersama dengan puluhan LSM akan mengajukan gugatan class action terhadap Pemkab Banyuwangi," tegasnya. (ags/mr)