Loading...

Empat Perampok Emas di Banyuwangi Ditangkap, Salahsatunya Oknum Polisi

Selasa : 16 Maret 2021 : 12:37:17 Editor: Heri Setiawan
Empat Perampok Emas di Banyuwangi Ditangkap, Salahsatunya Oknum Polisi
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Raden Argo Yuwono.

SENTRALONE.ID | JAKARTA - Polda Jawa Timur berhasil mengamankan empat orang yang diduga melakukan perampokan toko emas di Banyuwangi.

Salahsatunya diketahui merupakan oknum polisi inisial AW yang bertugas di Pamekasan.

Dalam perbuatannya itu, pelaku berhasil membawa emas sebanyak 4,3 Kilogram (KG).

Aparat kepolisian menangkap tiga orang yakni, FR, AW, DH.

Saat ini mereka sudah dilakukan penahanan di Polres Banyuwangi.

"Memproses tiga tersangka dan melakukan penahanan di Polres Banyuwangi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Sementara itu, dalam perkara ini juga diduga melibatkan seorang oknum kepolisian dari jajaran Polsek Pamekasan Aiptu AW.

Aiptu AW juga ikut diamankan lantaran diduga memiliki peran dalam peristiwa itu.

Aiptu AW diketahui, diminta oleh salah satu tersangka untuk menjaga pintu masuk toko emas, ketika peristiwa pencurian itu terjadi.

Atas hal itu, AW sudah diproses oleh Propam Polda Jatim.

"Untuk keterlibatan Aiptu AW sedang dalam proses hukum oleh Propam Polda Jatim," ucap Argo.

Kejadian ini diawali oleh adanya hubungan bisnis antara para pelaku dengan pemilik toko emas yang dalam hal ini dirampok oleh pelaku.

Hal itu lantaran, adanya soal utang piutang kedua belah pihak.

"Kasus terjadi karena hutang piutang, kemudian terlapor mengambil hak-nya berupa perhiasan emas karena pelapor tidak mau membayar uang perjanjian bisnis," ujar Argo.

Sebetulnya, dikatakan Argo, terkait kasus ini, pihak Polsek Genteng sudah mencoba untuk melakukan mediasi kedua belah pihak.

Tetapi, hal itu tidak berhasil atau buntu.

"Sebelum peristiwa terjadi, sudah melakukan mediasi, namun deadlock yang akhirnya terjadi dugaan peristiwa pidana," ucap Argo.

Barang bukti yang disita antara lain, emas 4.315,35 gram dan sebuah mobil yang digunakan pelaku.

Atas perbuatannya, mereka disangka melanggar Pasal 365 ayat (1) (2) 2e subsidair Pasal 363 ayat (1) 4e KUHP.(her)